Arti Kartu Tarot The Hierophant – Sang Imam

Arti Kartu Tarot The Hierophant – Sang Imam

arti kartu tarot the hierophant

The Hieropant – Sang Imam

Kata Kunci

Tegak:

Kebijakan spritual, kepercayaan, tradisi, institusi, etika, guru, belajar, berguru

Terbalik:

Pemberontakan, ketidaksesuaian, kuno, metode baru, perubahan

Deskripsi berdasarkan kartu Waite-Smith

Sang Imam menggambarkan figur religius atau spiritual yang duduk di tempat suci yang berbeda dengan sang Pendeta Agung. Jubah yang digunakan menggambarkan tiga alam yang dipimpinnya, yaitu alam sadar, bawah sadar, dan super-sadar (super-conscious). Dia memegang tanda keagamaan yang menunjukkan perannya, dan tangan kirinya menandakan tanda berkat. Sang Imam bertugas untuk mengajarkan ilmu spritual dan menginisasi pengikutnya. Kunci silang di bawahnya mewakili keseimbangan antara alam sadar, bawah sadar, dan ajaran spiritual.

Kartu The Hierophant berada di nomor 5 dalam Arkana Major.

Arti Kartu Tarot The Hierophant upright / Sang Imam tegak

Kartu Sang Imam tegak merupakan panggilan untuk menghargai tradisi dan etika yang sudah berjalan. Jika kita ingin mencari menimba ilmu atau mendapatkan pencerahan, kita dapat mencoba berguru pada orang yang tepat, terpercaya, dan telah memiliki kredibilitas. Tidak hanya untuk perjalanan spiritual, jika kita ingin belajar sesuatu, maka akan lebih baik untuk mencari mentor, pelatih, atau guru yang tepat. Jika kita mendapatkan guru yang tepat, maka kita akan mendapatkan ilmu yang berguna. Untuk membuat ilmu yang kita miliki menjadi lebih berguna, kita pun dapat mencoba mengajarkan ilmu atau keahlian yang kita miliki pada orang lain.

Sang Imam juga mengingatkan akan pentingnya tradisi dan ritual dalam kehidupan sehari-hari. Tradisi atau kelompok sosial dapat menambah ilmu, pengalaman, dan teman yang satu pemikiran dengan kita. Pada dasarnya, kelompok sosial tidak selalu harus mengenai agama atau spiritual. Kita bisa mendapatkan kelompok sosial kelompok olahraga, hobi, atau kelompok sosial lainnya. Kartu ini juga mengingatkan kita akan pentingnya berguru pada orang lain, terutama pada pihak yang lebih ahli dan berpengalaman.

The Hierophant tegak dalam hubungan

Sang Imam mengingatkan untuk menghargai kepercayaan dan pandangan hidup setiap orang. Walaupun setiap orang berbeda-beda, namun pada dasarnya semua orang sama dan ingin hidup berbahagia. Kita perlu memahami bahwa apa yang dipercaya oleh orang lain tidaklah menggambarkan sifat mereka. Dan sebaliknya, sifat seseorang pun tidak menggambarkan kepercayaan yang dianut oleh orang tersebut. Yang terpenting adalah perbuatan yang kita lakukan. Sang Imam mengingatkan untuk menilai kembali apakah kita memiliki nilai dan tujuan yang sama dengan orang di sekitar kita. Carilah orang-orang yang sama rasa sama asa dan memiliki nilai yang sama. Jika kita hidup dengan orang-orang yang memiliki nilai kehidupan yang sama, maka kita dapat hidup berdampingan dengan lebih damai dan saling membangun antara satu sama lain.

The Hierophant tegak dalam bisnis dan karir

Setiap pekerjaan tidak hanya berfokus pada mendapatkan uang, namun juga memiliki misi dan tujuan. Sang Imam mengingatkan untuk memastikan apakah pekerjaan yang kita lakukan bermanfaat, baik bagi diri sendiri ataupun orang lain. Terdapat peraturan dan batasan yang perlu diketahui dan dihargai. Jika kamu berada dalam posisi pemimpin, buatlah peraturan yang adil dan bermanfaat bagi semua pihak. Kita pun perlu menghargai setiap orang walaupun kepercayaan dan latar belakang setiap orang berbeda-beda. Dalam pekerjaan, yang terpenting adalah kontribusi yang dilakukan oleh setiap orang. Selain itu, kita pun dapat mencoba untuk mencontoh organisasi atau pengusaha yang telah lama sukses. Cobalah untuk mencontoh dan menerapkan strategi yang membuat organisasi tersebut berhasil dalam jangka panjang.

The Hierophant tegak dalam kesehatan dan pengembangan diri

Sang Imam mengingatkan untuk memastikan kembali apakah nilai dan kehidupan yang kita jalani telah berada di jalan yang baik. Baik disadari atau tidak, segala keputusan yang kita ambil selalu berdasar dari kepercayaan dan nilai yang kita yakini. Namun yang mengetahui dan merasakan apakah nilai tersebut baik adalah kita sendiri. Pada dasarnya, tidak ada yang mengalami kehidupan yang kamu jalani selain diri kamu sendiri. Maka kita perlu bersikap dengan adil dan netral pada diri sendiri. Pada hakikatnya, kita perlu memutuskan jalan hidup dan nilai yang baik. Namun pastikanlah nilai tersebut membuat kamu berkembang menjadi manusia yang lebih baik.

Arti Kartu Tarot The Hierophant reversed / Sang Imam terbalik

arti kartu tarot the hierophant

Kartu sang Imam terbalik merupakan kartu tentang perubahan peraturan. Pada dasarnya, bukan berarti segala hal yang telah diatur merupakan hal yang benar atau sesuai dengan kebutuhan saat ini. Selalu banyak cara untuk menjalankan kehidupan, dan kita harus bisa menyesuaikan peraturan sesuai dengan perubahan zaman, tempat, dan masyarakat. Terlalu banyak aturan atau tradisi akan membuat kita merasa terbelenggu atau terikat, terutama jika tradisi tersebut sudah usang atau menghambat kehidupan kita. Hal ini akan memunculkan pemberontakan dan mempertanyakan tradisi yang tidak adil. Namun jika tidak ada aturan, maka kita menjadi tidak tahu arah atau tanpa sadar mengikuti jalan yang salah.

Sang Imam mengingatkan untuk mengikuti jalan yang benar, yaitu jalan yang memberi manfaat dan tidak merugikan siapapun. Tanpa kita sadari atau tidak, kita dapat memilih cara hidup yang kita inginkan dan bahkan membuat peraturan yang sesuai dengan prinsip dan nilai kita sendiri. Kartu ini juga mengingatkan kita untuk mempelajari nilai-nilai yang diperlukan dan apa yang perlu untuk ditinggalkan untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

The Hierophant terbalik dalam hubungan

Sifat Sang Imam yang kaku atau terpaku pada tradisi dapat membuat keadaan hubungan menjadi tidak nyaman. Jika terlalu banyak peraturan, maka sangat mungkin dapat terjadi konflik antara berbagai pihak. Maka kita perlu mencoba untuk bersikap fleksibel dan menyesuaikan diri dengan keadaan dan orang-prang di sekitar kita. Jika kita berada pada pihak yang diatur, maka kita berhak untuk menyuarakan pendapat. Namun tentu akan lebih baik untuk menyuarakannya dengan cara yang baik dan tidak saling menyalahkan. Ada baiknya untuk memberi solusi yang adil bagi masing-masing pihak. Setiap orang perlu menghargai tradisi yang ada dalam kelompok namun juga saling menghargai nilai-nilai personal yang dapat berbeda antar tiap pihak.

The Hierophant terbalik dalam bisnis dan karir

Peraturan dalam pekerjaan dapat memberi arah dan tujuan. Namun, peraturan yang terlalu banyak dapat menjadi beban tambahan atau membuat pekerjaan menjadi lebih sulit. Jika memungkinkan, cobalah untuk berdiskusi dengan orang yang memiliki posisi lebih tinggi atau memiliki banyak pengalaman. Sang Imam mengajak untuk mencari jalan keluar dengan berdiskusi pada berbagai pihak. Namun tentu, terkadang kita tidak dapat merubah peraturan dalam pekerjaan dan tidak memiliki pilihan lain. Jika ingin melakukan perubahan, pastikan bahwa kamu masih memiliki hak atau suara yang dapat dipertimbangkan. Jika tidak, maka sejatinya kita tidak perlu memaksakan diri untuk mengikuti jalan pekerjaan yang sudah tidak sesuai lagi. Pikirkan kembali sebenarnya apa yang kita cari dan apakah pekerjaan yang sedang dijalani sudah sesuai dengan nilai yang kita yakini. Pada akhirnya, kamu perlu memutuskan pekerjaan apa yang paling cocok untuk diri sendiri.

The Hierophant terbalik dalam kesehatan dan pengembangan diri

Ketika terbalik, Sang Imam adalah tentang merubah tradisi, kebiasaan, atau gaya hidup yang sudah tidak sesuai dengan keadaan kita saat ini. Cobalah untuk menilai kembali apakah kita terlalu kaku akan cara hidup yang kita lakukan. Atau, bisa jadi terdapat aspek kehidupan kita yang terlalu bebas sehingga membuat kita kehilangan arah. Keyakinan dan peraturan dapat menjadi patokan dalam mengambil keputusan dan menjalani hidup. Namun kita pun perlu untuk mencoba lebih fleksibel karena pada hakikatnya dunia selalu berubah. Kita sendiri pun selalu berubah dari hari ke hari, baik sadar ataupun tidak. Maka kita perlu menyesuaikan nilai dan peraturan yang kita miliki sesuai dengan perubahan yang kita alami.

Selanjutnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page